Tugas Manajemen Ke sd an
A. Belajar Dan Mengajar
1.
Pengertian Belajar
Menurut para ahli
a) Thursan Hakim (2005:1)
menyatakan
bahwabelajar adalah suatu proses perubahan di dalam kepribadian manusia, dan
perubahan tersebut ditampakkan dalam bentuk peningkatan kualitas dan kuantitas
tingkah laku seperti peningkatan kecakapan, pengetahuan, sikap, kebiasaan,
pemahaman, keterampilan, daya pikir, dan lain-lain kemampuan.
b) Slameto (2003:13)
belajar
merupakan suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu
perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil
pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.
c) Skinner dalam Dimyati dan Mudjiono
(1999:9)
belajar merupakan hubungan antara
stimulus dan respons yang tercipta melalui proses tingkah laku.
2.
Pengertian Mengajar
Menurut para ahli
a) Nasution (1982:8)
mengemukakan
bahwamengajar adalah segenap aktivitas kompleks yang dilakukan guru dalam
mengorganisasi atau mengatur lingkungan sebaik-baiknya dan menghubungkannya
dengan anak sehingga terjadi proses belajar.
b) Usman (1994:3)
berpendapat
bahwamengajar adalah membimbing siswa dalam kegiatan belajar mengajar atau
mengandung pengertian bahwa mengajar merupakan suatu usaha mengorganisasi
lingkungan dalam hubungannya dengan anak didik dan bahan pengajaran yang
menimbulkan terjadinya proses belajar.
c) Sedangkan Hamalik (2001:44-53)
mengemukakan,mengajar
dapat diartikan sebagai
(1) menyampaikan
pengetahuan kepada siswa.
(2)
mewariskan kebudayaan kepada generasi muda
(3) usaha mengorganisasi lingkungan
sehingga menciptakan kondisi belajar bagi siswa
(4)
memberikan bimbingan belajar kepada murid
(5) kegiatan mempersiapkan siswa
untuk menjadi warga negara yang baik
(6) suatu proses membantu siswa
menghadapi kehidupan masyarakat sehari-hari.
B. Keterampilan
keterampilan mengajar
Keterampilan mengajar guru adalah
seperangkat kemampuan/kecakapan guru dalam melatih/membimbing aktivitas dan
pengalaman seseorang serta membantunya berkembang dan menyesuaikan diri kepada
lingkungan. Untuk mencapai hal tersebut di atas maka dibutuhkan
ketrampilan-ketrampilan dasar seorang guru dalam mengajar. Turney (1973)
mengemukakan 8 (delapan) keterampilan dasar mengajar, yakni:
- Ketrampilan membuka dan menutup
pelajaran
- Ketrampilan menjelaskan
- Ketrampilan membuat variasi
- Ketrampilan bertanya
- Ketrampilan memberikan
penguatan
- Ketrampilan mengelola kelompok
(kelas)
- Ketrampilan memimpin diskusi
(kelompok besar/kecil)
- Ketrampilan pengelolaan kelas
1.
Ketrampilan membuka dan menutup pelajaran
Keterampilan membuka dan menutup pelajaran merupakan keterampilan dasar
mengajar yang harus dikuasai dan dilatihkan bagi calon guru agar dapat mencapai
tujuan pembelajaran secara efektif, efisien dan menarik. Keterampilan membuka
pelajaran merupakan upaya guru dalam memberikan pengantar/pengarahan mengenai
materi yang akan dipelajari siswa sehingga siswa siap mental dan tertarik
mengikutinya. Sedangkan keterampilan menutup pelajaran merupakan
keterampilan membantu siswa dalam menemukan konsep, prinsip, dalil,
hukum atau prosedur dari inti pokok bahasan yang telah dipelajari.
Pada dasarnya keterampilan membuka dan menutup pelajaran adalah
keterampilan yang berkaitan dengan kegiatan atau usaha yang dilakukan oleh
seorang guru dalam memulai dan mengakhiri suatu pelajaran.
Inti keterampilan membuka adalah menyiapkan mental murid agar mereka siap
memasuki persoalan yang akan dibicarakan, dan membangkitkan minat dan perhatian
siswa apa yang akan dibicarakan, dan membangkitkan minat dan perhatian siswa
apa yang akan dibicarakan dalam kegiatan belajar mengajar.
Menutup pelajaran, kegiatan yang dilakukan oleh guru adalah mengakhiri
pelajaran atau mengakhiri kegiatan interaksi edukatif. Usaha menutup pelajaran
dimaksudkan untuk memberi gambaran menyeluruh tentang apa yang telah dipelajari
anak didik, mengetahui tingkat pencapaian anak didik dan tingkat keberhasilan
guru dalam proses interaksi edukasi.
Tujuan :
o
Menjelaskan hubungan materi
o
Mengetahui tingkat pemahaman
o
Timbulnya perhatian dan motivasi siswa untuk menghadapi tugas-tugas pembelajaran
yang akan dikerjakan
o
Peserta didik mengetahui batas-batas tugas yang akan dikerjakan
o
Peserta didik dapat menghubungkan fakta-fakta, keterampilan-keterampilan
atau konsep-konsep yang tercantum dalam suatu peristiwa
o
Peserta didik dapat mengetahui tingkat keberhasilannya dalam mempelajari
pelajaran itu, sedangkan guru dapat mengetahui tingkat keberhasilan dalam
mengajar
o
Peserta didik mempunyai gambaran yang jelas tentang pendekatan-pendekatan
yang mungkin diambil dalam mempelajari bagian-bagian dari mata pelajaran
o
Peserta didik mengetahui hubungan antara pengalaman yang telah dikuasai
dengan hal-hal baru yang akan dipelajari atau yang belum dikenalnya
2.
Keterampilan menjelaskan
Keterampilan menjelaskan merupakan aspek yang sangat penting bagi guru sebagai
pengajar karena sebagian besar percakapan pembelajaran mempunyai pengaruh
besar terhadap pemahaman siswa adalah berupa penjelasan. Penguasaan
keterampilan menjelaskan yang didemonstrasikan guru akan memungkinkan siswa
memiliki pemahaman yang mantap tentang masalah yang dijelaskan, serta
meningkatnya keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran.
Beberapa tujuan yang akan dicapai dalam
memberikan penjelasan di kelas antara lain :
o
Untuk membimbing siswa-siswi memahami dengan jelas jawaban dari pertanyaan
“mengapa” yang di kemukakan oleh guru atau yang diajukan oleh siswa-siswi.
o
Menolong siswa-siswi mendapat dan memahami hukum, dalil, dan
prinsip-prinsip umum secara objektif dan bernalar.
o
Melibatkan siswa-siswi untuk berpikir memecahkan masalah atau pertanyaan.
o
Untuk mendapat umpan balik dari siswa-siswi mengenai tingkat pemahamannya
dan untuk mengatasi kesalahan pengertian mereka.
o
Menolong siswa-siswi untuk menghayati dan mendapat proses, peralatan, dan
penggunaan bukti dalam penyelesaian keadaan (situasi) yang meragukan
o
Membuat siswa berpikir secara logis, estetis, dan moral.
o
Membantu siswa menghargai dan memperoleh proses of reasoning (proses kiat)
dan menggunakan bukti didalam memecahkan hal-hal yang tidak pasti.
Prinsip :
o
Menyajikan informasi
o
Terorganisasi
o
Sistematis
o
Mudah dipahami
3.
Ketrampilan membuat variasi
Variasi adalah suatu kegiatan guru dalam kontek proses interaksi belajar
mengajar yang ditujukan untuk mengatasi kebosanan murid, sehingga dalam
situasi belajar mengajar.
Tujuan :
o
Memelihara perhatian peserta didik terhadap hal yang diberikan dengan aspek
belajar
o
Meningkatkan motivasi dan rasa ingin tahu peserta didik melalui kegiatan
eksplorasi
o
Sikap positif terhadap guru
o
Mendorong aktivitas mengajara peserta didik
4.
Ketrampilan bertanya
Bertanya merupakan ucapan verbal yang meminta respon dari seseorang yang
dikenal. Respon yang diberikan dapat berupa pengetahuan sampai dengan hal-hal
yang merupakan hasil pertimbangan. Jadi bertanya merupakan stimulus efektif
yang mendorong kemampuan berpikir. Keterampilan bertanya dibedakan atas
keterampilan bertanya dasar dan ketrampilan bertanya lanjut.
Tujuan :
o
Membangkitkan minat dan rasa ingin tahu peserta didk terhadap materi
pembelajaran
o
Memusatka perhatian peserta didik terhadap focus masalah yang sedang
dibahas
o
Meningkatkan aktivitas belajar peserta didik
o
Meningkatkan kemampuan berfikir peserta didik dari kemampuan berfikir
tingkat rendah ke lebih tinggi
5.
Ketrampilan memberikan penguatan
Keterampilan memberikan penguatan merupakan keterampilan yang harus di
kuasai oleh guru karena penguatan yang di berikan kepada siswa akan
membangkitkan semangat murid dalam melakukan kegiatan pembelajaran, semangat
siswa yang tinggi akan meningkatkan daya tangkab ilmu sehingga nantinya tujuan
yang ingin dicapai oleh guru dapat di raih dengan baik.
Tujuan :
o
meningkatkan perhatian dan motivasi siswa terhadap materi dalam belajar,
yaitu ada kalanya siswa mengalami sedikit penurunan perhatian terhadap
pelajaran yang bisa saja diakibatkan oleh waktu dalam proses belajar yang
berakibat pada kebosanan. Dengan keterampilan ini maka kebosanan tersebut akan
hilang dikarenakan meningkatnya perhatian yang diberikan siswa terhadap
belajar.
o
mengontrol dan memotivasi perilaku yang negatif
o
menumbuhkan rasa percaya diri siswa untuk mengatur diri sendiri dalam
pengalaman belajar
o
memelihara iklim kelas yang kondusif
o
meningkatkan perhatian siswa dan membantu siswa belajar bila pemberian
penguatan digunakan secara selektif
o
memberi motivasi kepada siswa. dipakai untuk mengontrol atau mengubah
tingkah laku siswa yang mengganggu
o
mendorong siswa untuk berbuat baik dan meningkatkan cara belajar yang
produktif
o
mengarahkan terhadap pengembangan berpikir yang divergen (berbeda) dan
pengambilan inisiatif yang bebas.
o
Dapat meningkatkan cara belajar siswa aktif
o
Dapat mendorong siswa untuk meningkatkan belajarnya secara mandiri.
6.
Ketrampilan mengelola kelompok (kelas)
Ketera mpilan dasar mengajar kelompok
kecil dan perorangan merupakan salah satu cara yang dapat di lakukan untuk
dapat memfasilitasi system pembelajaran yang di butuhkan oleh siswa baik secara
klasikal maupun individu. Oleh karena itu keterampilan mengajar ini harus
di latih dan di kembangkan, sehingga para calon guru atau guru dapat memiliki
banyak pilihan untuk dapat melayani siswa dalam melakukan proses pembelajaran.
Tujuan :
o
Memusatkan perhatian peserta didik
o
Membangkitkan motivasi peserta didik
o
Mengatur berjalannya kelas (pengelolaan kelas)
7.
Ketrampilan memimpin diskusi (kelompk besar/kecil)
Diskusi biasanya dilakukan oleh guru di dalam proses belajar dan
pembelajaran. Agar diskusi dapat berjalan dengan baik maka guru perlu memiliki
keterampilan dalam memimpin diskusi kelompok kecil supaya siswa dapat
berkomunikasi secara langsung, mengambil keputusan dan terlibat secara aktif
dalam proses belajar.
Tujuan keterampilan memimpin diskusi:
o
Untuk mengembangkan kemampuan berfikir dan berkomunikasi
o
Untuk meningkatkan disiplin
o
Untuk meningkatkan motivasi belajar
o
Untuk mengembangkan sikap saling membantu
o
Untuk meningkatkan pemahaman
8.
Ketrampilan pengelolaan kelas
Keterampilan dasar dalam mengajar siswa sangat diperlukan oleh guru
agar interaksi antara guru dan siswa bisa berjalan dengan baik dan siswa tidak
merasa tertekan saat belajar sehingga pelajaran dapat ditangkap secara
maksimal.
Keterampilan mengelola kelas adalah keterampilan guru untuk menciptakan dan
memelihara kondisi belajar yang optimal dan keterampilan untuk mengembalikan
kondisi belajar yang optimal.
Tujuan pengelolaan kelas adalah sebagai
berikut:
o
Mewujudkan situasi dan kondisi kelas, baik sebagai lingkungan belajar
maupun sebagai kelompok belajar yang memungkinkan siswa untuk mengembangkan
kemampuan semaksimal mungkin.
o
Menghilangkan berbagai hambatan yang dapat menghalangi terwujudnya
interaksi belajar mengajar.
o
Menyediakan dan mengatur fasilitas serta peralatan belajar yang mendukung
dan memungkinkan siswa belajar sesuai dengan lingkungan sosial, emosional, dan
intelektual siswa dalam kelas.
Prinsip :
o
Hangat dan antusias
o
Menantang peserta didik berfikir
o
Adanya variasi
o
Keluwesan
Sangat membantu teman, semoga bermanfaat🙏
BalasHapusTerimakasih ilmu nya da hen moga kami yg membaca dapat manfaat nya😇
BalasHapusJelaskan contoh dari keterampilan membrikan penguatan oleh guru kepada murid ny!
BalasHapusBermanfaat sekali 😆
BalasHapusBagus ya materinya..
BalasHapusSemoga berkah ilmunya pak..
BalasHapusSemoga berkah ilmunya pak..
BalasHapusSangat menambah wawasan
BalasHapusSangat membantu dan bermanfaat sekali
BalasHapusSangat mambantu artikelnya
BalasHapusBerfaedah sekali
BalasHapusGood👍
BalasHapus